Oleh: Siti Nurhayati | 18 Juni 2010

Gejala Tidak Normal Usai Melakukan Seks

Gejala Tak Normal yang Harus Diwaspadai Usai Melakukan Seks


Tidak semua perempuan tertidur dengan lelap dan mendekap di lengan pasangannya setelah melakukan seks. Beberapa wanita justru mengalami gejala aneh dan tidak normal pasca berhubungan, mulai dari pendarahan hingga amnesia. Waspada jika terjadi gejala-gejala berikut.

Dikutip dari Womansday, Selasa (15/12/2009), ada 6 gejala tidak normal yang dialami wanita setelah berhubungan intim.

1. Berdarah
“Pendarahan yang tidak normal adalah saat di luar menstruasi atau ketika kehilangan keperawanan,” ujar ginekolog Lissa Rankin, MD. Jika pendarahan terjadi setelah berhubungan seks, bisa jadi itu pertanda sesuatu yang tidak beres dan tidak normal. Ada beberapa kemungkinan penyakit seperti kanker serviks (leher rahim), penyakit menular seksual (gonorhea, chlamydia, trichomonas), penyakit kelainan rahim (fibroid, polyp, endometrial hyperplasi).

2. Sakit kepala
Anda tidak sendirian jika mengalami gejala ini. Dalam istilah kedokteran, gejala ini disebut dengan ‘coital cephalgia’ atau sakit kepala yang disebabkan orgasme. Hal ini disebabkan karena pada saat orgasme bisa terjadi peningkatan tekanan darah yang memicu sakit kepala. Meskipun tidak terlalu membahayakan, namun gejala ini bisa menurunkan libido. Sebaiknya periksakan ke dokter jika sakit kepala sudah sangat parah, karena bisa jadi ada tumor atau lainnya.

3. Amnesia
Gejala ini benar-benar ada, yaitu gejala Transient Global Amnesia (TGA). Seorang wanita Amerika tiba-tiba hilang ingatan setelah bercinta, ia tidak bisa ingat apapun setelah melakukan seks. Gejala ini disebabkan terhambatnya aliran darah dari bagian hippocampus di otak. Para pakar percaya hal itu disebabkan karena aktivitas yang terlalu berat seperti olahraga seks yang terlalu berlebihan. Namun gejala ini biasanya sembuh dengan sendirinya.

4. Alergi sperma
Sebanyak 40.000 wanita di Amerika menderita penyakit alergi sperma atau plasma hypersensitivity. Alergi yang menyebabkan wanita gatal-gatal, muntah-muntah, kesulitan bernafas bahkan kematian ini bisa dicegah dengan penggunaan kondom. Bisa jadi alergi sperma juga berasal dari makanan yang dikonsumsi pasangan prianya. Untuk kasus seperti itu, sebaiknya hindari makanan yang mengundang alergi itu 36 jam sebelum berhubungan.

5. Sakit tenggorokan
Beberapa wanita sering mengeluh sakit tenggorokan setelah bercinta. Penyebabnya adalah nafas berat dan mulut kering, cara mengatasinya cukup dengan minum air putih. Tapi jika sakit tenggorokan itu sering terjadi setelah melakukan oral seks sebaiknya periksakan ke dokter karena mungkin itu gejala infeksi menular seksual. “Infeksi herpes dan gonorrhea (kencing nanah) biasanya menyebabkan sakit tenggorokan,” tutur Alman.

6. Nyeri
“Ketika seks terasa sangat nyeri, mungkin itu gejala dyspareunia yang bisa menyebabkan beberapa kondisi seperti kesulitan penetrasi penis ke dalam vagina (vaginismus), radang di daerah depan vagina (vulvar vestibulitis), kista dan lainnya. “Banyak wanita yang berasumsi nyeri pada saat seks adalah normal dan dialami banyak wanita lainnya, tapi saya tekankan bahwa itu tidaklah normal,” ujar Dr Rankin.

Semoga Bermanfaat ya wassalam,smaslah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: